Sabtu, 27 Juni 2015

[043] Az Zukhruf Ayat 024

««•»»
Surah Az Zukhruf 24

قَالَ أَوَلَوْ جِئْتُكُمْ بِأَهْدَى مِمَّا وَجَدْتُمْ عَلَيْهِ آبَاءَكُمْ قَالُوا إِنَّا بِمَا أُرْسِلْتُمْ بِهِ كَافِرُونَ
««•»»
qaala awa law ji/tukum bi-ahdaa mimmaa wajadtum 'alayhi aabaa-akum qaaluu innaa bimaa ursiltum bihi kaafiruuna
««•»»
(Rasul itu) berkata: "Apakah (kamu akan mengikutinya juga) sekalipun aku membawa untukmu (agama) yang lebih (nyata) memberi petunjuk daripada apa yang kamu dapati bapak-bapakmu menganutnya?" Mereka menjawab: "Sesungguhnya kami mengingkari agama yang kamu diutus untuk menyampaikannya."
««•»»
He would say, ‘What! Even if I bring you a better guidance than what you found your fathers following?!’ They would say, ‘We indeed disbelieve in what you are sent with.’
««•»»

Dalam ayat ini Allah SWT menerangkan bahwa Muhammad saw menghimbau kaumnya dengan ucapan: "Apakah kamu masih tetap mengikuti jejak nenek moyang kamu, sekalipun aku membawa untukmu suatu agama yang nyata dan lebih baik daripada apa yang telah dianut oleh nenek moyangmu itu? Kaumnya menjawab dengan sombongnya bahwa mereka akan tetap mengikuti jejak nenek moyang mereka dan tidak akan mengikuti agama yang dibawanya, yakni agama yang ditugaskan kepadanya untuk menyampaikannya, dan mereka tetap akan mengingkarinya,

sebagaimana firman Allah SWT:
قَالَ الَّذِينَ اسْتَكْبَرُوا إِنَّا بِالَّذِي آمَنْتُمْ بِهِ كَافِرُونَ
Orang-orang yang menyombongkan diri itu berkata, "Sesungguhnya kami adalah orang yang tidak percaya kepada apa yang kamu imani itu.
(QS. Al A'raaf [7]:76)

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Rasul itu berkata) kepada mereka, ("Apakah) kalian akan mengikutinya juga (sekalipun aku membawa untuk kalian agama yang lebih nyata memberi petunjuk daripada apa yang kalian dapati bapak-bapak kalian menganutnya?" Mereka menjawab, "Sesungguhnya kami terhadap agama yang kamu diutus untuk menyampaikannya) yaitu yang disampaikan oleh kamu dan oleh rasul-rasul yang sebelum kamu (adalah orang-orang yang ingkar") maka Allah berfirman seraya mengancam mereka melalui firman selanjutnya:
««•»»
Say, to them: ‘What! Will you follow them, even if I bring you a better [means to] guidance than what you found your fathers following?’ They say, ‘Lo! we disbelieve in what you, and those before you, are sent with’. God, exalted be He, says to them, as a threat to them:
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
[AYAT 23][AYAT 25]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
24of89
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=43&tAyahNo=24&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#43:24

[043] Az Zukhruf Ayat 023

««•»»
Surah Az Zukhruf 23

وَكَذَلِكَ مَا أَرْسَلْنَا مِنْ قَبْلِكَ فِي قَرْيَةٍ مِنْ نَذِيرٍ إِلَّا قَالَ مُتْرَفُوهَا إِنَّا وَجَدْنَا آبَاءَنَا عَلَى أُمَّةٍ وَإِنَّا عَلَى آثَارِهِمْ مُقْتَدُونَ
««•»»
wakadzaalika maa arsalnaa min qablika fii qaryatin min nadziirin illaa qaala mutrafuuhaa innaa wajadnaa aabaa-anaa 'alaa ummatin wa-innaa 'alaa aatsaarihim muqtaduuna
««•»»
Dan demikianlah, Kami tidak mengutus sebelum kamu seorang pemberi peringatanpun dalam suatu negeri, melainkan orang-orang yang hidup mewah di negeri itu berkata: "Sesungguhnya kami mendapati bapak- bapak kami menganut suatu agama dan sesungguhnya kami adalah pengikut jejak-jejak mereka".
««•»»
And so it has been that We did not send any warner to a town before you, without its affluent ones saying, ‘We found our fathers following a creed and we are indeed following in their footsteps.’
««•»»

Dalam ayat ini Allah SWT menghibur Nabi Muhammad saw Dia menjelaskan bahwa tidak seorang Rasulpun yang diutus ke suatu negeri sebelum Muhammad mendapat sambutan dengan kata-kata yang menyenangkan hati mereka semua mendapat jawaban yang tidak enak didengar dan sangat, menjengkelkan hati. Sikap yang demikian berasal dari orang-orang yang hidup mewah, sombong dan angkuh. Mereka berkata: "Sesungguhnya kami mendapatkan bapak kami menganut suatu agama dan sesungguhnya kami adalah pengikut jejak mereka". Jadi, kalau Muhammad mendapat jawaban seperti itu tidak perlu gusar dan merasa sesak dada. Apa yang dikatakan kepadanya telah dikatakan pula kepada Rasul-rasul sebelumnya,

sebagaimana firman Allah SWT:
مَا يُقَالُ لَكَ إِلَّا مَا قَدْ قِيلَ لِلرُّسُلِ مِنْ قَبْلِكَ
Tidaklah ada yang dikatakan (oleh orang-orang kafir) kepadamu itu selain apa yang sesungguhnya telah dikatakan kepada Rasul-rasul sebelum kamu.
(QS. Fushshilat [41]:43)

Begitu pula kalau dikatakan bahwa dia tukang sihir, atau gila oleh kaumnya itupun karena Rasul-rasul sebelumnya telah dikatakan seperti itu juga oleh kaumnya,

sebagaimana firman Allah SWT:
كَذَلِكَ مَا أَتَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ مِنْ رَسُولٍ إِلَّا قَالُوا سَاحِرٌ أَوْ مَجْنُونٌ
Demikianlah, tidak seorang Rasul pun yang datang kepada orang-orang yang sebelum mereka, melainkan mereka mengatakan: "Ia adalah seorang tukang sihir atau orang gila.
(QS. Adz Dzariyaat [51]:52)

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Dan demikianlah Kami tidak mengutus sebelum kamu seorang pemberi peringatan pun dalam suatu negeri, melainkan orang-orang yang hidup mewah di negeri itu berkata) yakni mereka yang bergelimang di dalam kemewahan hidup pasti mengatakan sebagaimana apa yang telah dikatakan oleh kaummu, ("Sesungguhnya kami mendapati bapak-bapak kami menganut suatu agama) suatu tuntunan (dan sesungguhnya kami adalah pengikut jejak-jejak mereka") mengikuti jejak-jejak mereka.
««•»»
And thus We never sent a warner before you into any city without that its affluent folk, those of comfortable means, said, the like of what your people say: ‘Lo! we found our fathers following a [certain] creed and [so] we are indeed following in their footsteps’.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

[AYAT 22][AYAT 24]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
23of89
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=43&tAyahNo=23&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#43:23

[043] Az Zukhruf Ayat 022

««•»»
Surah Az Zukhruf 22

بَلْ قَالُوا إِنَّا وَجَدْنَا آبَاءَنَا عَلَى أُمَّةٍ وَإِنَّا عَلَى آثَارِهِمْ مُهْتَدُونَ
««•»»
bal qaaluu innaa wajadnaa aabaa-anaa 'alaa ummatin wa-innaa 'alaa aatsaarihim muhtaduuna
««•»»
Bahkan mereka berkata: "Sesungguhnya kami mendapati bapak-bapak kami menganut suatu agama, dan sesungguhnya kami orang-orang yang mendapat petunjuk dengan (mengikuti) jejak mereka".
««•»»
Rather they say, ‘We found our fathers following a creed, and we are indeed guided in their footsteps.’
««•»»

Dalam ayat ini Allah SWT menerangkan bahwa apa yang disangka sebagai alasan untuk mempersekutukan Allah, sama sekali tidak benar, dan tidak mempunyai alasan yang dapat diandalkan. Mereka semata-mata hanya bertaklid mengikuti dan berpegang teguh kepada apa yang telah dilakukan dan diperbuat oleh nenek moyang mereka karena mereka yakin bahwa nenek moyang mereka itu berpengetahuan luas, berpengertian mantap dan tidak akan menyesatkan orang-orang yang mengikutinya, malah akan mendapat petunjuk. Mereka memutar balikkan keadaan. Mereka sebenarnya sesat, tidak mendapat petunjuk,

sebagaimana firman Allah SWT:
قَدْ ضَلُّوا وَمَا كَانُوا مُهْتَدِينَ
Sesungguhnya mereka telah sesat dan tidaklah mereka mendapat petunjuk.
(QS. Al An'am [6]:140)

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Bahkan mereka berkata, `Sesungguhnya kami mendapati bapak-bapak kami menganut suatu agama) yang diyakininya (dan sesungguhnya kami) berjalan atau mengikuti (jejak-jejak mereka sebagai petunjuk kami`)" dan bapak-bapak kami itu menyembah selain Allah.
««•»»
Nay, but they say, ‘Lo! we found our fathers following a [certain] creed and we are indeed, proceeding, in their footsteps to be guided’, by them, for they used to worship other than God.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

[AYAT 21][AYAT 23]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
22of89
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=43&tAyahNo=22&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#43:22

[043] Az Zukhruf Ayat 021

««•»»
Surah Az Zukhruf 21

أَمْ آتَيْنَاهُمْ كِتَابًا مِنْ قَبْلِهِ فَهُمْ بِهِ مُسْتَمْسِكُونَ
««•»»
am aataynaahum kitaaban min qablihi fahum bihi mustamsikuuna
««•»»
Atau adakah Kami memberikan sebuah kitab kepada mereka sebelum Al Qur'an, lalu mereka berpegang dengan kitab itu?
««•»»
Did We give them a Book before this, so that they are holding fast to it?
««•»»

Pada ayat ini Allah SWT menambahkan penjelasan di dalam rangka penolakan-Nya terhadap anggapan orang-orang musyrik bahwa mereka menyembah malaikat adalah kehendak Allah, dengan firman-Nya: "Apakah memang pernah kami memberikan kepada mereka sebuah kitab sebelum Alquran, lalu mereka berpegang teguh kepada kitab itu? Tidak, sama sekali tidak. Pendirian mereka itu hanya didasarkan atas dugaan dan sangkaan yang mengandung dusta;

sebagaimana firman Allah SWT:
إِنْ يَتَّبِعُونَ إِلَّا الظَّنَّ وَإِنْ هُمْ إِلَّا يَخْرُصُونَ
Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan belaka dan mereka tidak lain hanyalah berdusta (terhadap Allah).
(QS. Al An'am [6]:116)

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Atau adakah Kami memberikan sebuah Kitab kepada mereka sebelumnya) sebelum Alquran yang di dalamnya terdapat anjuran untuk menyembah selain Allah (lalu mereka berpegang dengan kitab itu?) hal tersebut tentu saja tidak akan terjadi.
««•»»
Or have We brought them a scripture before, that is, [before] the Qur’ān, that they should worship other than God, so that they are holding fast to it? In other words, this never happened.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

[AYAT 20][AYAT 22]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
21of89
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=43&tAyahNo=21&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#43:21