Sabtu, 27 Juni 2015

[043] Az Zukhruf Ayat 022

««•»»
Surah Az Zukhruf 22

بَلْ قَالُوا إِنَّا وَجَدْنَا آبَاءَنَا عَلَى أُمَّةٍ وَإِنَّا عَلَى آثَارِهِمْ مُهْتَدُونَ
««•»»
bal qaaluu innaa wajadnaa aabaa-anaa 'alaa ummatin wa-innaa 'alaa aatsaarihim muhtaduuna
««•»»
Bahkan mereka berkata: "Sesungguhnya kami mendapati bapak-bapak kami menganut suatu agama, dan sesungguhnya kami orang-orang yang mendapat petunjuk dengan (mengikuti) jejak mereka".
««•»»
Rather they say, ‘We found our fathers following a creed, and we are indeed guided in their footsteps.’
««•»»

Dalam ayat ini Allah SWT menerangkan bahwa apa yang disangka sebagai alasan untuk mempersekutukan Allah, sama sekali tidak benar, dan tidak mempunyai alasan yang dapat diandalkan. Mereka semata-mata hanya bertaklid mengikuti dan berpegang teguh kepada apa yang telah dilakukan dan diperbuat oleh nenek moyang mereka karena mereka yakin bahwa nenek moyang mereka itu berpengetahuan luas, berpengertian mantap dan tidak akan menyesatkan orang-orang yang mengikutinya, malah akan mendapat petunjuk. Mereka memutar balikkan keadaan. Mereka sebenarnya sesat, tidak mendapat petunjuk,

sebagaimana firman Allah SWT:
قَدْ ضَلُّوا وَمَا كَانُوا مُهْتَدِينَ
Sesungguhnya mereka telah sesat dan tidaklah mereka mendapat petunjuk.
(QS. Al An'am [6]:140)

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Bahkan mereka berkata, `Sesungguhnya kami mendapati bapak-bapak kami menganut suatu agama) yang diyakininya (dan sesungguhnya kami) berjalan atau mengikuti (jejak-jejak mereka sebagai petunjuk kami`)" dan bapak-bapak kami itu menyembah selain Allah.
««•»»
Nay, but they say, ‘Lo! we found our fathers following a [certain] creed and we are indeed, proceeding, in their footsteps to be guided’, by them, for they used to worship other than God.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

•[AYAT 21]•[AYAT 23]•
•[KEMBALI]•
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
22of89
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=43&tAyahNo=22&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#43:22

[043] Az Zukhruf Ayat 021

««•»»
Surah Az Zukhruf 21

أَمْ آتَيْنَاهُمْ كِتَابًا مِنْ قَبْلِهِ فَهُمْ بِهِ مُسْتَمْسِكُونَ
««•»»
am aataynaahum kitaaban min qablihi fahum bihi mustamsikuuna
««•»»
Atau adakah Kami memberikan sebuah kitab kepada mereka sebelum Al Qur'an, lalu mereka berpegang dengan kitab itu?
««•»»
Did We give them a Book before this, so that they are holding fast to it?
««•»»

Pada ayat ini Allah SWT menambahkan penjelasan di dalam rangka penolakan-Nya terhadap anggapan orang-orang musyrik bahwa mereka menyembah malaikat adalah kehendak Allah, dengan firman-Nya: "Apakah memang pernah kami memberikan kepada mereka sebuah kitab sebelum Alquran, lalu mereka berpegang teguh kepada kitab itu? Tidak, sama sekali tidak. Pendirian mereka itu hanya didasarkan atas dugaan dan sangkaan yang mengandung dusta;

sebagaimana firman Allah SWT:
إِنْ يَتَّبِعُونَ إِلَّا الظَّنَّ وَإِنْ هُمْ إِلَّا يَخْرُصُونَ
Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan belaka dan mereka tidak lain hanyalah berdusta (terhadap Allah).
(QS. Al An'am [6]:116)

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Atau adakah Kami memberikan sebuah Kitab kepada mereka sebelumnya) sebelum Alquran yang di dalamnya terdapat anjuran untuk menyembah selain Allah (lalu mereka berpegang dengan kitab itu?) hal tersebut tentu saja tidak akan terjadi.
««•»»
Or have We brought them a scripture before, that is, [before] the Qur’ān, that they should worship other than God, so that they are holding fast to it? In other words, this never happened.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

•[AYAT 20]•[AYAT 22]•
•[KEMBALI]•
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
21of89
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=43&tAyahNo=21&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#43:21

Kamis, 21 Mei 2015

[043] Az Zukhruf Ayat 020

««•»»
Surah Az Zukhruf 20

وَقَالُوا لَوْ شَاءَ الرَّحْمَنُ مَا عَبَدْنَاهُمْ مَا لَهُمْ بِذَلِكَ مِنْ عِلْمٍ إِنْ هُمْ إِلَّا يَخْرُصُونَ
««•»»
waqaaluu law syaa-a alrrahmaanu maa 'abadnaahum maa lahum bidzaalika min 'ilmin in hum illaa yakhrushuuna
««•»»
Dan mereka berkata: "Jikalau Allah Yang Maha Pemurah menghendaki tentulah kami tidak menyembah mereka (malaikat)". Mereka tidak mempunyai pengetahuan sedikitpun tentang itu, mereka tidak lain hanyalah menduga-duga belaka.
««•»»
They say, ‘Had the All-beneficent wished, we would not have worshipped them.’{1] They do not have any knowledge of that, and they do nothing but surmise.
{1] That is, the gods worshiped by the polytheists. Cf. 16:35.
««•»»

Dalam ayat ini Allah SWT, menunjukkan lagi satu perbuatan sesat dari orang-orang musyrik. Mereka berkata dengan nada mengejek, "Sekiranya Allah yang Maha Pemurah menghendaki, niscayalah kami tidak menyembah malaikat itu. Seakan-akan mereka itu menyembah malaikat adalah karena kehendak Allah.

Allah SWT berfirman:
سَيَقُولُ الَّذِينَ أَشْرَكُوا لَوْ شَاءَ اللَّهُ مَا أَشْرَكْنَا وَلَا آبَاؤُنَا
Orang-orang yang mempersekutukan Tuhan akan mengatakan: "Jika Allah menghendaki, niscaya kami dan bapak kami tidak mempersekutukan-Nya".
(QS. Al An'am [6]:148)

Pendirian mereka itu sangat keliru dan sesat karena Allah SWT tidak pernah merestui suatu penyembahan terhadap sesuatu selain Dia, tetapi Dia hanya memerintahkan agar manusia hanya menyembah kepada-Nya,

sebagaimana firman-Nya:
وَلَقَدْ بَعَثْنَا فِي كُلِّ أُمَّةٍ رَسُولًا أَنِ اعْبُدُوا اللَّهَ وَاجْتَنِبُوا الطَّاغُوتَ
Artinya:
Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan): "Sembahlah Allah (saja) dan jauhilah tagut (yaitu setan dan apa yang disembah selain dia Allah SWT).
(QS. An Nahl [16]:36)

dan firman-Nya:
وَاسْأَلْ مَنْ أَرْسَلْنَا مِنْ قَبْلِكَ مِنْ رُسُلِنَا أَجَعَلْنَا مِنْ دُونِ الرَّحْمَنِ آلِهَةً يُعْبَدُونَ
Dan tanyakanlah kepada Rasul-rasul Kami yang telah Kami utus sebelum kamu: "Adakah Kami menentukan tuhan-tuhan untuk disembah selain Allah yang Maha Pemurah?
(QS. Az Zukhruf [3]:45)

Allah SWT menutup ayat 20 ini dengan satu ketegasan, menolak ucapan orang-orang musyrik itu, bahwa mereka itu tidak tahu sama sekali keadaan yang sebenarnya dan tidak mempunyai pengetahuan sedikit pun mengenai hal itu. Apa yang dikatakan mereka itu hanya dugaan belaka dan tidak berdasarkan hak dan kebenaran.

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Dan mereka berkata, "Jika Allah Yang Maha Pemurah menghendaki tentulah kami tidak menyembah mereka") tidak menyembah malaikat; maka ibadah atau penyembahan kami kepada mereka berdasarkan kehendak dari-Nya, Dia rela kami melakukan hal itu. Lalu Allah berfirman, "(Tiadalah bagi mereka tentang hal itu) yakni dugaan mereka yang mengatakan bahwa Allah rela mereka menyembah malaikat (suatu pengetahuan pun, tidak lain) tiada lain (mereka hanya menduga-duga belaka) hanya berdusta belaka tentang itu, karenanya mereka harus menerima siksaan.
««•»»
And they say, ‘Had the Compassionate One [so] willed, we would not have worshipped them’, the angels: therefore our worship of them happens by His will and so He must be satisfied with it. God, exalted be He, says: They do not have any knowledge of that, which is said of His being satisfied with the worship of these [angels]; and they are only surmising, inventing lies in this [respect] and so punishment will befall them as a result thereof.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

•[AYAT 19]•[AYAT 21]•
•[KEMBALI]•
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
20of89
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=43&tAyahNo=20&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#43:20

[043] Az Zukhruf Ayat 019

««•»»
Surah Az Zukhruf 19

وَجَعَلُوا الْمَلَائِكَةَ الَّذِينَ هُمْ عِبَادُ الرَّحْمَنِ إِنَاثًا أَشَهِدُوا خَلْقَهُمْ سَتُكْتَبُ شَهَادَتُهُمْ وَيُسْأَلُونَ
««•»»
waja'aluu almalaa-ikata alladziina hum 'ibaadu alrrahmaani inaatsan asyahiduu khalqahum satuktabu syahaadatuhum wayus-aluuna
««•»»
Dan mereka menjadikan malaikat-malaikat yang mereka itu adalah hamba-hamba Allah Yang Maha Pemurah sebagai orang-orang perempuan. Apakah mereka menyaksikan penciptaan malaika-malaikat itu? Kelak akan dituliskan persaksian mereka dan mereka akan dimintai pertanggung-jawaban.
««•»»
And they have made the angels —who are servants of the All-beneficent— females. Were they witness to their creation? Their testimony will be written down and they shall be questioned.
««•»»

Dengan ayat ini, orang-orang musyrik telah berbuat tiga kesalahan besar yang menunjukkan kekafiran mereka itu. Pertama, dikatakannya bahwa Allah mempunyai anak; kedua, anak-anak Allah itu perempuan; dan ketiga, anak-anak Allah itu adalah malaikat, padahal malaikat adalah hamba yang dimuliakan Nya, yang senantiasa menyembah Tuhan siang dan malam, dan tidak pernah menyalahi apa yang diperintahkan kepadanya. Malaikat yang bersifat demikian dikatakannya perempuan. Semua pernyataan mereka itu adalah dosa besar dan kebohongan yang tidak berdasar sama sekali. Apakah mereka menyaksikan penciptaan malaikat-malaikat itu sehingga mereka berani menetapkan yang demikian dan yakin bahwa malaikat itu perempuan?

Dalam ayat yang lain Allah SWT berfirman :
أَمْ خَلَقْنَا الْمَلَائِكَةَ إِنَاثًا وَهُمْ شَاهِدُونَ (150) أَلَا إِنَّهُمْ مِنْ إِفْكِهِمْ لَيَقُولُونَ (151) وَلَدَ اللَّهُ وَإِنَّهُمْ لَكَاذِبُونَ(152)
Atau, apakah Kami menciptakan malaikat-malaikat berupa perempuan dan mereka menyaksikan (nya). Ketahuilah bahwa sesungguhnya mereka dengan kebohongannya benar-benar mengatakan Allah beranak. Dan sesungguhnya mereka benar-benar orang yang berdusta,
(Q.S. As Shaffat [37]:150-152)

Ayat 19 ini ditutup dengan satu ancaman kepada orang-orang musyrik bahwa apa yang mereka katakan mengenai malaikat, semuanya itu akan dicatat dan akan dimintai pertanggungjawaban mereka di akhirat kelak.

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Dan mereka menjadikan malaikat-malaikat yang mereka itu adalah hamba-hamba Allah Yang Maha Pemurah sebagai orang-orang perempuan. Apakah mereka menyaksikan) apakah mereka hadir menyaksikan (penciptaan malaikat-malaikat itu? Kelak akan dituliskan persaksian mereka) yang menyatakan bahwa malaikat-malaikat itu adalah orang-orang perempuan (dan mereka akan dimintai pertanggungjawaban) di akhirat kelak tentang perkataan itu, karenanya mereka akan menerima siksaan yang pedih.
««•»»
And they have made the angels, who are themselves servants of the Compassionate One, females. Did they witness, were they present at, their creation? Their testimony, to the effect that they are females, will be written down and they will be questioned, about it in the Hereafter, wherefore punishment will ensue for them.


««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
klik ASBABUN NUZUL klik
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

Ibnu Mundzir mengetengahkan sebuah hadis melalui Qatadah yang mengatakan bahwa ada segolongan orang-orang munafik yang mengatakan, "Sesungguhnya Allah kawin dengan jin, maka lahirlah dari hubungan ini malaikat-malaikat." Allah menurunkan firman-Nya berkenaan dengan perkataan mereka yang tidak senonoh itu, "Dan orang-orang musyrik itu menjadikan malaikat-malaikat yang mereka itu adalah hamba-hamba Allah Yang Maha Pemurah sebagai orang-orang perempuan."
(QS. Az Zukhruf [43]:19).
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
•[AYAT 18]•[AYAT 20]•
•[KEMBALI]•
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
19of89
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=43&tAyahNo=19&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#43:19

[043] Az Zukhruf Ayat 018

««•»»
Surah Az Zukhruf 18

أَوَمَنْ يُنَشَّأُ فِي الْحِلْيَةِ وَهُوَ فِي الْخِصَامِ غَيْرُ مُبِينٍ
««•»»
awaman yunasysyau fii alhilyati wahuwa fii alkhishaami ghayru mubiinin
««•»»
Dan apakah patut (menjadi anak Allah) orang yang dibesarkan dalam keadaan berperhiasan sedang dia tidak dapat memberi alasan yang terang dalam pertengkaran {1353}.
{1353} Ayat ini menggambarkan Keadaan wanita Arab waktu Al Quran diturunkan.
««•»»
‘What! One who is brought up amid ornaments and is inconspicuous in contests?’
««•»»

Dalam ayat ini Allah SWT membantah dan menolak pendapat orang-orang musyrik bahwa Allah itu mempunyai anak perempuan sedangkan mereka mempunyai anak laki-laki. Bantahan itu ialah: "Apakah orang yang dilahirkan dan dibesarkan untuk berhias dan bila ia dalam bertukar pikiran dan berdiskusi tidak sanggup mengemukakan hujah yang kuat, karena dia lebih terpengaruh oleh perasaan daripada mempergunakan akal dan pikiran, adakah orang seperti ini patut dilakukan menjadi anak Tuhan?

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Dan apakah patut) Hamzah atau kata tanya di sini mengandung pengertian ingkar, sedangkan Wawu `Athafnya menunjukkan `Athaf jumlah kepada jumlah yang lain. Maksudnya, apakah patut mereka menjadikan bagi Allah (orang yang dibesarkan dalam perhiasan) maksudnya selalu berhias diri (sedangkan dia tidak dapat memberi alasan yang terang dalam pertengkaran) tidak pernah menang di dalam adu argumentasi karena kelemahan akalnya sebagai perempuan.
««•»»
What! (a-wa contains both the hamza of denial and the conjunctive waw, ‘and’, in other words, ‘do they ascribe to God …’) one that is brought up amid trinkets, ornaments, and is incoherent in a dispute?, [unable] to argue clearly because of an [inherent] inability [in this respect] as a result of [that person belonging to] the female sex.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

•[AYAT 17]•[AYAT 19]•
•[KEMBALI]•
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
18of89
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=43&tAyahNo=18&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#43:18

[043] Az Zukhruf Ayat 017

««•»»
Surah Az Zukhruf 17

وَإِذَا بُشِّرَ أَحَدُهُمْ بِمَا ضَرَبَ لِلرَّحْمَنِ مَثَلًا ظَلَّ وَجْهُهُ مُسْوَدًّا وَهُوَ كَظِيمٌ
««•»»
wa-idzaa busysyira ahaduhum bimaa dharaba lilrrahmaani matsalan zhalla wajhuhu muswaddan wahuwa kazhiimun
««•»»
Padahal apabila salah seorang di antara mereka diberi kabar gembira dengan apa {1352} yang dijadikan sebagai misal bagi Allah Yang Maha Pemurah; jadilah mukanya hitam pekat sedang dia amat menahan sedih {1352}.
{1351} Yang dimaksud dengan apa yang dijadikan sebagai misal bagi Allah ialah kelahiran anak perempuan.
{1352} Maksud ayat ini ialah bilamana Dia diberi kabar tentang kelahiran anaknya yang perempuan, mukanya menjadi merah padam karena malu dan Dia Amat marah, Padahal Dia sendiri mengatakan bahwa Allah mempunyai anak perempuan.
««•»»
When one of them is brought the news of what he ascribes to the All-beneficent, his face becomes darkened[1] and he chokes with suppressed agony, [and says]
[1] That is, when he is brought the news of the birth of a daughter.
««•»»

Dengan ayat ini Allah SWT menunjukkan kebodohan orang-orang musyrik dan kecurangan mereka di dalam cara membagi mereka tidak rela mendapat pembagian anak perempuan sebagaimana telah dijelaskan Allah SWT. Apabila salah seorang dari mereka dikaruniai anak perempuan, dengan serta-merta mukanya menjadi sangat muram karena sedih, menanggung malu yang amat dalam, tak kuat rasanya berhadapan muka dengan teman-temannya. Dia menyendiri dalam kebingungan. Apakah kiranya yang akan diperbuatnya? Apakah yang akan diperbuatnya terhadap anak perempuan yang diperolehnya itu? Apakah anak yang diperolehnya itu akan dibiarkan begitu saja, sekalipun ia harus menanggung malu dan hina, ataukah akan menguburkannya hidup-hidup? Suatu perbuatan yang sangat tercela,

sebagaimana firman Allah SWT:
يَتَوَارَى مِنَ الْقَوْمِ مِنْ سُوءِ مَا بُشِّرَ بِهِ أَيُمْسِكُهُ عَلَى هُونٍ أَمْ يَدُسُّهُ فِي التُّرَابِ أَلَا سَاءَ مَا يَحْكُمُونَ
Ia menyembunyikan dirinya dan orang banyak, disebabkan buruknya berita yang disampaikan kepadanya. Apakah dia akan memeliharanya dengan menanggung kehinaan ataukah akan menguburkannya ke dalam tanah (hidup-hidup)? Ketahuilah, alangkah buruknya apa yang mereka tetapkan itu.
(QS. An Nahl [16]:59)

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Padahal apabila salah seorang di antara mereka diberi kabar gembira dengan apa yang dijadikan sebagai misal bagi Allah Yang Maha Pemurah) maksudnya, dijadikan baginya hal serupa dengan apa yang ia nisbatkan kepada Allah, yaitu diberi anak-anak perempuan. Atau dengan kata lain, apabila ia diberi berita gembira tentang kelahiran anak perempuannya (jadilah) maka menjadi berubahlah (mukanya hitam) artinya, roman mukanya tampak berubah menjadi kelabu (sedangkan dia amat menahan sedih) penuh dengan kedukaan, maka mengapa mereka berani menisbatkan anak-anak perempuan kepada Allah swt.?
««•»»
And when one of them is given the good tidings of that which he has attributed to the Compassionate One, [of that which] he has likened to Him by the ascription to Him of daughters — for a child is likened to its parent; in other words, when one of them is informed that a daughter has been born to him, his face becomes darkened, transformed into one laden with anguish, and he chokes inwardly, filled with anguish: so how can such a person then attribute daughters to Him? Exalted be He high above such [claims].
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

•[AYAT 16]•[AYAT 18]•
•[KEMBALI]•
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
17of89
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=43&tAyahNo=17&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#43:17

Kamis, 23 April 2015

[043] Az Zukhruf Ayat 016

««•»»
Surah Az Zukhruf 16

أَمِ اتَّخَذَ مِمَّا يَخْلُقُ بَنَاتٍ وَأَصْفَاكُمْ بِالْبَنِينَ
««•»»
ami ittakhadza mimmaa yakhluqu banaatin wa-ashfaakum bialbaniina
««•»»
Patutkah Dia mengambil anak perempuan dari yang diciptakan-Nya dan Dia mengkhususkan buat kamu anak laki-laki.
««•»»
Did He adopt daughters from what He creates while He preferred you with sons?
««•»»

Dalam ayat ini Allah SWT membuka tabir kesesatan orang-orang musyrik dan kebatilan ucapan mereka. Apakah masuk akal bahwa Allah memiliki sesuatu untuk diri-Nya yang lebih buruk (menurut anggapan mereka) sedangkan untuk yang lain memilihkan yang baik dan memilih untuk diri-Nya anak perempuan, sedangkan untuk orang lain anak laki-laki?

Firman Allah SWT:
أَلَكُمُ الذَّكَرُ وَلَهُ الْأُنْثَى (21) تِلْكَ إِذًا قِسْمَةٌ ضِيزَى (22)
Apakah (patut) untuk kamu (anak) laki-laki dan untuk Allah (anak) perempuan? Yang demikian itu tentulah suatu pembagian yang tidak adil.
(QS. An Najm [53]:21-22)

dan firman-Nya:
أَصْطَفَى الْبَنَاتِ عَلَى الْبَنِينَ (153) مَا لَكُمْ كَيْفَ تَحْكُمُونَ (154) أَفَلَا تَذَكَّرُونَ (155)
Apakah Tuhan memilih (mengutamakan) anak-anak perempuan daripada anak laki-laki? Apakah yang terjadi padamu? Bagaimana (caranya) kamu menetapkan? Maka apakah kamu tidak memikirkan?
(QS. Ash Shaaffat [37]:153-155)

dan firman-Nya 1agi:
لَوْ أَرَادَ اللَّهُ أَنْ يَتَّخِذَ وَلَدًا لَاصْطَفَى مِمَّا يَخْلُقُ مَا يَشَاءُ سُبْحَانَهُ هُوَ اللَّهُ الْوَاحِدُ الْقَهَّارُ
Kalau sekiranya Allah hendak mengambil anak, tentu Dia akan memilih, apa yang dikehendaki-Nya di antara ciptaan-ciptaan yang telah ditetapkan Nya, Maha Suci Allah. Dialah Allah Yang Maha Esa lagi Maha Mengalahkan.
(QS. Az Zumar [39]:4)

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Patutkah) lafal Am di sini bermakna Istifham Inkari, sedangkan lafal Al Qaulu diperkirakan keberadaannya sesudah itu, yakni Ataquluna: Apakah kalian patut mengatakan (Dia mengambil anak perempuan dari yang diciptakan-Nya) untuk diri-Nya sendiri (dan Dia mengkhususkan buat kalian) memilihkan buat kalian (anak laki-laki) yang hal ini disimpulkan daripada perkataan kalian yang tadi itu; jumlah kalimat ini merupakan kalimat yang diinkari oleh Istifham tadi.
««•»»
Or (am has the significance of the hamza of denial; the ‘saying’ is implied, in other words, a-taqūlūna, ‘[or] do you say that …’) He has adopted, from all that He has created, daughters, for Himself, and preferred you, privileged you, with sons? — that which is the necessary inference from what you claim and which by itself is an abomination.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

•[AYAT 15]•[AYAT 17]•
•[KEMBALI]•
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
16of89
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=43&tAyahNo=16&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#43:16